PESAN TERAKHIR
Pesan terakhir seorang sahabat dari ruang ICU ...
karena kau tau sendiri semua kabel dan obat- obat ini membuatku pusing.
kalau kau tanya apa yang paling aku butuhkan saat ini… pengampunan.
Pengampuann dari Tuhan dan orang- orang yang aku menyayangi aku, tapi yang selama ini tidak banyak aku bahagiakan. ternyata aku baru tahu, setiap nafas begitu berharga. hanya orang yang bodoh yang tidak menghargai semua itu.
Pengampuann dari Tuhan dan orang- orang yang aku menyayangi aku, tapi yang selama ini tidak banyak aku bahagiakan. ternyata aku baru tahu, setiap nafas begitu berharga. hanya orang yang bodoh yang tidak menghargai semua itu.
Lihatlah aku.!!!
maut sudah didepan mataku, apalagi yang bisa kuperbuat.
Jika saja sekarang aku masih bisa berlari dan berjalan, hanya satu keinginanku untuk mengisi setiap nafas dan langkahku dengan zikir dan doa serta prasangka yang baik kepada sang maha kuasa.
maut sudah didepan mataku, apalagi yang bisa kuperbuat.
Jika saja sekarang aku masih bisa berlari dan berjalan, hanya satu keinginanku untuk mengisi setiap nafas dan langkahku dengan zikir dan doa serta prasangka yang baik kepada sang maha kuasa.
Uang yang selama ini aku kumpulkan siang dan malam, ternyata tidak menemaniku kecuali hanya sebentar.
Hanya kasih sayang keluarga dan pengasihan sang maha kuasa yang membuatku masih hidup sampai sekarang.
